5 Resiko membeli Iphone Ex Inter

Hp ex inter

5 Resiko membeli Iphone Ex Inter

IPhone, merupakan smartphone unggulan yang dipasarkan dan diproduksi oleh Apple, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007. Iphone hingga kini menjadi gadget incaran semua orang. Banyak orang memilih untuk menggunakan Iphone karena kualitasnya yang fantastis. Akan tetapi Iphone terbagi menjadi dua jenis, yaitu Ex Ibox dan Ex Inter.

Ketika membeli smartphone, seperti iPhone, mungkin Anda sering mendengar istilah “ex inter” atau iPhone eks internasional. Istilah ini merujuk pada iPhone bekas yang berasal dari pengguna di luar negeri, kemudian diimpor dan dijual di Indonesia oleh distributor yang tidak resmi.

Ketahui bahwa terdapat kekurangan pada iPhone dengan garansi internasional. Banyak orang yang bersedia mengeluarkan jumlah uang yang besar untuk membeli iPhone tanpa garansi resmi, yaitu iPhone eks internasional. Keuntungan dari iPhone dengan garansi internasional tentu terletak pada harganya yang cenderung lebih murah dibandingkan iPhone yang dijual resmi di Indonesia.

Walaupun iPhone eks internasional biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau daripada iPhone terbaru, Anda perlu bersikap skeptis dan waspada. Tentu saja, terdapat sejumlah risiko yang perlu diwaspadai ketika membeli iPhone eks internasional.

  • IMEI Terblokir

IMEI, singkatan dari International Mobile Equipment Identity, adalah nomor identifikasi yang terdiri dari 15 digit dan biasanya berperan sebagai identitas unik ponsel. Namun, pada iPhone eks internasional, IMEI ini tidak terdaftar, sehingga tidak dapat terhubung ke layanan operator seluler yang beroperasi di Indonesia. Oleh karena itu, menggunakan iPhone eks internasional bisa menjadi kerugian karena IMEI smartphone yang Anda beli dapat terblokir di jaringan Indonesia.

  • Tidak mendapatkan garansi

Membeli iPhone eks internasional tidak dapat disamakan dengan membeli iPhone baru karena perbedaan dalam garansi. Secara umum, iPhone eks internasional cenderung memiliki garansi yang lebih singkat, sehingga dapat menjadi lebih sulit jika perangkat tersebut mengalami masalah. Hal ini berbeda dengan pembelian iPhone baru yang menawarkan garansi yang lebih dapat diandalkan dan jangka waktu yang lebih panjang. Penting untuk mempertimbangkan dengan hati-hati potensi risiko sebelum memutuskan untuk membeli iPhone eks internasional.

  • Iphone hasil rekondisi

Dalam kapasitasnya sebagai ponsel bekas, terdapat risiko khusus yang melekat, termasuk kondisi perangkat yang jelas-jelas tidak sama dengan perangkat baru. Ada kemungkinan bahwa iPhone eks internasional telah mengalami berbagai rekondisi dan layanan, baik pada bagian dalam maupun luar. Oleh karena itu, iPhone yang telah mengalami proses rekondisi ini lebih mungkin mengalami masalah atau gangguan yang dapat muncul kembali di masa mendatang.

  • Battery Health yang tidak normal

iPhone memiliki kemampuan untuk memeriksa kondisi kesehatan baterainya, membantu pengguna menilai apakah baterai berada dalam kondisi baik atau tidak. Terkadang, pembeli tertarik oleh tampilan kesehatan baterai yang tinggi, mendekati 100 persen, padahal kapasitas baterainya mungkin sudah menurun. Banyak orang juga merasa tertipu karena kondisi kesehatan baterai cenderung menurun secara signifikan setelah digunakan dalam beberapa waktu dalam pemakaian normal.

  • Touchscreen Iphone berpotensi mengalami kerusakan

Ini termasuk kerusakan yang serius pada iPhone atau semua jenis smartphone. Karena kerusakan pada touchscreen biasanya melibatkan penggantian seluruh paket LCD, biaya untuk melakukan penggantian ini umumnya cukup tinggi.

Anda dapat menggunakan fitur assistive touch untuk mengevaluasi kondisi layar sentuh, dengan mengusapkan layar di seluruh permukaannya. Jika Anda menemukan adanya hambatan atau ketidakresponsifan pada salah satu bagian layar, ini menunjukkan adanya kerusakan pada panel LCD tersebut.

Post Comment